Artikel

Indonesia Punya Tempat Rehabilitasi Narkoba Terbesar di Asia Tenggara

Dibaca: 7 Oleh 30 Apr 2020Oktober 18th, 2020Tidak ada komentar
img-20190305-wa00161885633560.jpg

Indonesia patut berbangga hati. Pasalnya negeri ini memiliki tempat rehabilitasi bagi korban penyalah guna narkoba terbesar di Asia Tenggara, tepatnya terletak di jalan HR. Edi Sukma Km. 21 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Layanan rehabilitasi terhadap korban penyalah guna narkoba ini lebih akrab disebut sebagai Balai Besar Rehabilitasi BNN.

Balai Besar Rehabilitasi BNN memiliki luas sekitar 11,2 hektar, terletak di lembah yang membentang diantara gunung Salak dan gunung Gede Pangrango. Iklim yang sejuk menjadi salah satu poin strategis tempat rehabilitasi ini. Sehingga ketenangan menjadi nilai jual tersendiri bagi sarana rehabilitasi yang dimiliki oleh BNN.

Rehabilitasi di tempat ini dibagi menjadi beberapa layanan. Yakni program 3 (tiga) bulan, 6 (enam) bulan, dan 12 (dua belas) bulan. Balai Besar Rehabilitasi BNN menerima residen anak/remaja pria, dewasa pria, dan dewasa laki-laki. Bahkan dewasa ini Balai Besar Rehabilitasi BNN memiliki gedung baru rehabilitasi bagi residen wanita yang disebut “house of light”.

Bagi korban penyalah guna yang menjalani rehabilitasi, biaya ditanggung oleh pemerintah alias gratis. Syaratnya saat datang calon pasien (yang akrab disebut residen) harus didampingi penanggung jawab, membawa KTP, kartu keluarga, pas foto, dn perlengkapan pribadi residen lainnya. Disarankan agar menghubungi bagian informasi sebelum datang agar mendapatkan penjelasan terlebih dahulu. Nomor telepon bagian informasi Balai Besar Rehabilitasi BNN di 0251 8220928.

Ada beberapa kelebihan ketika akan membawa teman/saudara rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN:

1. Gratis. Biaya makan, kegiatan, konsultasi psikolog, konseling oleh konselor, konsul ke dokter (selama di fasilitas Balai Besar Rehbilitasi BNN), pemeriksaan penunjang di dalam Balai Besar ditanggung oleh pemerintah.

2. Letak strategis. Jika dari jakarta dapat melalui tol jagorawi, keluar pintu tol Ciawi, lantas masuk lagi ke tol Bocimi dan keluar di pintu tol Caringin. Adanya tol sangat menghemat waktu menjangkau lokasi ini.

3. Memiliki praktisi yang kompeten. Misalkan psikiater yang sudah lama berkecimpung di dunia narkoba, psikolog yang organik Balai Besar, dokter, perawat adiksi, konselor adiksi yang tersertifikasi, peksos, nutrisionist, staf farmasi, dan pantauan petugas keamanan 24 jam.

4. Layanan rehabilitasi medis dan sosial dalam satu atap. Sehingga pecandu dapat lepas dari penyalahgunaan zat baik secara fisik maupun psikis.

5. Memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Seperti gedung-gedung yang terpisah, sarana gym, gelanggang olah raga (GOR), sauna, basket, laundry, dapur, genset, dn sarana lainnya yang menunjang rehabilitasi.

Setiap penyalah guna memerlukan bantuan untuk pulih dari ketergantungan narkoba. Balai Besar Rehabilitasi BNN merupakan salah satu alternatif pilihan yang bisa menjadi pertimbangan. Karena sejatinya jika ada satu penyalah guna, maka akan memberikan dampak psikis maupun sosial bagi sekitar. Begitu banyak pengguna yang bersembunyi dari publik karena ketakutan akan stigma yang akan disandang. Kepekaan kita sebagai bagian dari masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan rehabilitasi.

Gedung di atas adalah bangunan utama Balai Besar Rehabilitasi BNN. Selain berfungsi sebagai gedung administrasi, Gedung Utama ini juga sebagai tempat penerimaan residen dan bangunan lama untuk rehabilitasi bagi residen perempuan.

Suasana yang homely di bagian lobby Balai Besar Rehabilitasi BNN. Para tamu dapat membuat teh, kopi, atau membaca majalah/koran, sambil menanti pelayanan bagian informasi.

Salah satu suasana di dalam gedung rehabilitasi. Ketenangan menjadi salah satu pendukung dalam proses perubahan itu sendiri.

Lantas apa lagi yang membuat ragu? Segera hubungi 0251 8220928 /8220375 jika sobat ingin membawa teman/saudara/tetangga yang membutuhkan layanan rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba. Hanya kita yang mampu membantu negeri ini dari dunia kelam narkoba.

(oche2210)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel